Sudahkan saja….???

indahnyaaa

indahnyaaa

Sedih….

Lelah….

Kubisik pada hati :

“Maka sudahlah….biarkan saja mengalir….ikuti saja arus Kehendak-Nya”

benarkah ???

Lalu, kusudahi saja kalau demikian !!!

_______*****_______

Sudahkah kau sapu bersih hatimu ??!

” Mungkin belum……….”

Maka, mungkin itu yang menghalangi langkahmu !!

” Apa hal itu pula bersebab pada kesalahan di akhirnya ??? “

Bisa saja, meski buih…itu pun akan berarti….

bagaimana jika itu bongkahan menggunung….?!!

“Masya Allah, apa mungkin salah atas putusanku sebelumnya ?? “

Tidak ya ukhty…. (sahabat bertutur)

” Semoga ini bukan balasan di dunia atas salahku kemarin “

Pasti kan dihadiahkan-Nya yang lebih baik…

_______*****_______

Sungguh, Allah benar-benar besar kasih-Nya padamu…

Jangan berputus asa…

Sunnah nya adalah suatu hal yang utama tuk disegerakan

Lakukan semuanya atas dasar CINTA ILLAHI yang melapisi tiap indah hari

Iklan

Khitan Wanita


Pertanyaan :

Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Ifta’ : “Saya mendengar khatib di masjid kami berkata di atas mimbar bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menghalalkan khitan bagi para wanita. Kami berkata kepadanya bahwa wanita-wanita di daerah kami tidak dikhitan. Bolehkan seorang wanita tidak melakukan khitan ?”

Jawaban :

Khitan bagi wanita merupakan kehormatan bagi mereka tapi hendaknya tidak berlebihan dalam memotong bagian yang dikhitan, berdasarkan larangan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda.

“Artinya : Sunnah-sunnah fitrah itu ada lima ; khitan, mencukur bulu kemaluan, memendekkan kumis, memotong kuku dan mencabut bulu ketiak” [Muttafaq Alaih] Hadits ini umum, mencakup lelaki dan perempuan.

____________________________________________
[Fatawa Lajnah Daimah Lil Ifta’ 5/119,120]

Jangan nikah kalau demikian !

manikah lah...

menikah lah...

L : “eh, elo kalo mo nikah bararti harus siap !!!”

D : “Ya iya lah…..”

L : “Gue mah entar-entaran aja !”

D : “Mang napa ???”

L : “Yang namanya dah siap nikah berarti harus siap juga dicere’ !!!”

D : “waduh…”

L : “Yaiya lah, lo juga harus kerja ! biar bisa nafkahin anak lo nantinya. Jangan cuman tergantung ma suami !

mang dia sapa loo ??! dia kan juga orang lain yang bisa ja nyerein lo kapan dia mau !!!”

D : “Iya juga sih…makanya nih gue mau cari kerjaan yang paten”

Wuiihh….

Percakapan luar biasa !!! Yah, inilah mungkin problem sebagian kaum hawa yg melintas dalam fikirnya hingga menghalangi langkahnya menuju jenjang suci tersebut.

Baca lebih lanjut

Tulisan Pd Buletin Fs Ana (1)

FITNAH…!!!!

Akulah fitnah…

Demikian memang aku tercipta
Begitu indah nian wanita tercipta sehinga ia menjadi sumber keindahan bagi siapa saja yang memandang
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita…” (QS. Ali Imran: 14).

Disinilah terkata fitnah karena indahnya bersanding kelembutan yang bisa melemahkan bagi dirinya, dan bagi lelaki yang tak bersungguh menjaga dirinya
Karena memang tercipta indah, maka patutlah jika Allah begitu menjaganya dengan memberi bingkai2 aturan yang sangatlah luar biasa
Tak mudah memang menjadi wanita ideal sesuai dengan ingin-Nya

Sangat2 sulit…

Ingatlah akan janji Syurga dan hari pertemuan dengan-Nya beserta para bidadari2 Syurga
Wajah Qt kan bersinar tatkala terjaga dari tabarujh kecuali pada suaminya
Diri ini kan lebih menawan dari para bidadara Syurga tatkala malu menjadi hiasannya melangkah.
.
Renungkan pula yang berikut :
“Tidak (dibenarkan seorang) wanita bepergian kecuali dengan mahramnya” (HR Muslim : 2/977)
“Perempuan manapun yang menggunakan parfum kemudian melewati suatu kaum agar mereka mencium wanginya maka dia seorang pezina” (HR Ahmad, 4/418; shahihul jam’: 105)
.
Wallahua’lam
Yukz, semangat utk jadi Muslimah “Tangguh” !!!
Karena akupun masih jauh dari itu….
Catatan per 17 September 2008

Putri Malu

Senangnya berkeliling menyusuri keindahan taman

banyak hadir di bilik pandang aneka macam bebunga

Jika diperkenankan….inilah aku

si bunga Putri Malu

Hanyalah bunga kecil lagi hina, tempat kaki2 tak segan memijaknya

Kadang…ku lirik si mawar

begitu indah nian dia…bertemankan tangkainya yg berselimut duri yg kan selalu melindunginya

Menjaganya…mendengar keluh kesahnya

Begitu cantik namun tetap terjaga

Tatkala ku toreh di lain sudut, terdapat si melati

Baca lebih lanjut