Lemahnya Ramadhanku…

Mengapa lemahnya si hina kian melemah

Berawal dengan kelalaian hamba, di hadap dengan kenistaan

Betapa harap ini tak pupus tuk dapat mengakhiri dengan kemenangan


Betapa kemalasan merajai …


Betapa kepiluan menjerat ranting-ranting harap penuh semangat


Betapa pun ku rangkai kata betapa sekian banyak tetap ku ingini Mahabbah-Mu sebelum Kau jemputku dalam damai keabadian perjumpaan




Iklan

Mengapa dengan cinta ???

hanyutlahhhh.......

cermin hitam

Mengapa cinta bunga sebelum bertangkai semerbak kembali ??
Apa itu ternama J.A.H.A.T ………..

Bunga tak ingin lukai tangkainya sendiri tentunya
Tapi mengapa dengan cinta ???

Menghanyut saja bersama tiupan semilir angin awal pagi
dan menghangatlah mentari bersama do’a-do’a
Tapi mengapa ini tidak ???

Huh…….
Si tangkai kembali menyapa dan rintik debarnya mulai membasahi matanya
Bukan tak senang atas sapa nya….malah berbalik….
Sangat-sangat senang……..

Tapi, apa ini salah……..
Maaf…..

Lalu, mengapa dengan cinta ???

Sapa hari ini

Hanyut Sudah

Pagi ini……

gemuruh nian tabuhan pilu

Menyeruak dan memuncak tiada tara

Benarlah bahwa bukanĀ  baru melara

Uji terlalu merangkul hati ataukah lemah berbaur asa

Harap lentera sinari hati…..malah silaukan isinya

Harap gemerciknya basuh yg merontanng…..berbalik banjirkan kerlip

Di lain sisi ada perangkul setia

Namun, ada pula yang coba perbaiki semua dan lari dari rajutan di sebelumnya

Qodarullah, lekasnya tak bertanda maka terdahulu lah

…..Postingan Terburukku…..

Sudahkan saja….???

indahnyaaa

indahnyaaa

Sedih….

Lelah….

Kubisik pada hati :

“Maka sudahlah….biarkan saja mengalir….ikuti saja arus Kehendak-Nya”

benarkah ???

Lalu, kusudahi saja kalau demikian !!!

_______*****_______

Sudahkah kau sapu bersih hatimu ??!

” Mungkin belum……….”

Maka, mungkin itu yang menghalangi langkahmu !!

” Apa hal itu pula bersebab pada kesalahan di akhirnya ??? “

Bisa saja, meski buih…itu pun akan berarti….

bagaimana jika itu bongkahan menggunung….?!!

“Masya Allah, apa mungkin salah atas putusanku sebelumnya ?? “

Tidak ya ukhty…. (sahabat bertutur)

” Semoga ini bukan balasan di dunia atas salahku kemarin “

Pasti kan dihadiahkan-Nya yang lebih baik…

_______*****_______

Sungguh, Allah benar-benar besar kasih-Nya padamu…

Jangan berputus asa…

Sunnah nya adalah suatu hal yang utama tuk disegerakan

Lakukan semuanya atas dasar CINTA ILLAHI yang melapisi tiap indah hari

Pria yang Kucintai….

Kau adalah sosok yang sangat kucintai

Wajahmu yang tampan…

Sikapmu yang bersahaja…Sungguh sangat memikat hatiku


Saat ku lemah dan banyak mengeluh….

Ku tatap bahwa uji lebih besar Allah Ta’ala beri padamu

Maka, kukembali pacu diri tuk jadi MUSLIMAH TANGGUH


Saat ku malas terjaga atas tidur tuk menyapa Sang Kekasih…

Ku tengok kau yang begitu lemah tetap tak henti bermesraan dengan-Nya

Sendiri….Syahduuuu sekali….

Maka, ku benamkan malas ini jauh-jauh agar mampu menjadi PECINTA SUJUD

Baca lebih lanjut

UAS….oh UAS….

Semoga ini yg Terbaik

Semoga ini yg Terbaik

Alhamdulillah….

Akhirnya selesai juga UAS yang sedari kemarin membelenggu….(Wuihh…). Banyak sudah yang terlantarkan, Blog yang tak terurus…badan yang menurun berat dan kuat nya…

_____Hmm____

Entahlah kawan, memang begini sedari dulu (syndrome ujian kali yaa….). Bayangkan saja…. tatkala teman2 yang lain baru UTS, ana sudah UAS ditambah lagi semester ini tidak ambil tutorial (Pertemuan dengan dosen) karena ilmu mengenai UT secara mendetail baru ana temukan sekarang. Subhanallah….sebuah kerja besar yang menggerus keseriusan total di tengah-tengah kesibukan kerja. Terkadang, demi dapat ilmu dari media internet, diri ini sering memaksakan diri berlama-lama di hadapan monitor.

Baca lebih lanjut

Tentang Pe eR

Indahnya Persahabatan

Indahnya Persahabatan

Allah yang maha tau segalanya…._mengenai hati ini_

Nda tau, ana jadi sedih (Orangnya memang rada melankolis). Ana mencoba mengambil jalur tengah tatkala ramai di blog teman-teman tentang permasalahan ini. Bukan ingin membuka lembar baru, tapi ini ana maksudkan sebagai bentuk penghargaan yang setinggi-tingginya untuk saudara2Qu yang telah berkenan mengamanahkan “PR” nya untuk ana (Akh Bayu & Akh Ghani). Afwan baru digarap….

Kesedihan yang ana rasakan ini adalah buah dari perasaan hati yang merasa begitu hinanya diri ini karena lemahnya pemahaman dan ilmu.

Baca lebih lanjut