Subhanallah, bayi baru beri kejutan 2 …

Sudah terpuaskan dengan kejutan2 si kecil kemarin ??? Pasti belum (jika bunda benar2 ingin mengetahui ttg bayi barunya atau bagi para pecinta anak2……)

Nuhun……..Ini dia lanjutannya :

“Pupnya cair. Diare nggak ya?”

Kotoran bayi menyusu yang berwarna kuning seperti mustard dan mirip biji-bijian_biasanya cair. Sementara, bagi bayi susu formula cenderung berwarna kecokelatan dan kental seperti es krim.

Beberapa bayi akan pup beberapa kali dalam sehari, sedangkan yang lainnya pup beberapa kali dalam seminggu.

Sepanjang berat badan bayi Anda terus bertambah, serta tidak masalah pada perutnya (kembung), dengan berapapun frekuensi pupnya, tetap tak mengapa. Meskipun demikian, memang agak sulit membedakan pup biasa dengan pup akibat diare_khususnya pada bayi yang menyusu. Biasanya, bayi ASI pup sehabis makan dan kotorannya lebih cair.

Jadi,  Mau tidak mau Bunda harus belajar mengenali kotoran si kecil. Jika frekuensi, volume, dan kekentalannya berubah secara drastis, segera bawa ke dokter yaa…

“Si kecil bersin terus.”

Bayi baru sering banget bersin…?

Meskipun demikian, ini tidak berarti ia pilek atau sakit. Bisa jadi, ia hanya sedang melonggarkan rongga hidung dan saluran napas dari berbagai sumbatan dan partikel-partikel udara. “Ketika menyusu, bayi bisa saja menempel erat-erat pada Anda. Akibatnya, hidungnya jadi gepeng atau salah satu lubang hidungnya tertutup,” kata Dr. Curtis.“Setelah minum, bayi akan menghela napas atau bersin untuk melonggarkan rongga hidungnya lagi.”

“Kulit tangan dan kakinya terkelupas.”

Nah, inilah yang sering ana lihat pada kebanyakan bayi baru di sekitar lingkungan ana…

Ketika bayi berenang dalam lautan air ketuban, kulitnya terlindung dari lingkungan yang basah berkat lapisan kulit berwarna putih dan mirip lilin yang disebut vernix . Tapi, sekali si kecil terpapar udara, vernix akan mengering dan mulai mengelupas.

Tapi, Jangan gosok-gosok serpihan kulit sisanya buu….sebab bisa jadi bunda malah membuat mengelupas kulit yang sebenarnya belum siap untuk rontok. Proses pengelupasan ini akan berlangsung sekitar 1-2 minggu.

“Bayiku nggak napas!”

Bisa jadi Bunda akan beberapa kali agak histeris begitu melihat tubuh si kecil tidak bernapas secara teratur ketika terlelap. Tenang bunda, Ini normal-normal saja. Sesekali, bayi memang seakan-akan berhenti bernapas sebentar, lalu bernapas lagi dengan cepat. “Sebenarnya, itu adalah bagian dari perkembangan diafragma (sekat rongga badan antara dada dan perut) dan sistem saraf,” kata Dr. Curtis.

Hmm…di usianya yang 6 minggu, ia baru akan memiliki pola napas yang lebih teratur_Insya Allah. Disini, yang perlu bunda lakukan adalah jangan lupa untuk senantiasa menelentangkan si kecil, serta singkirkan semua barang dan mainan lembut dari boksnya untuk mencegah terjadinya SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) atau sindroma kematian bayi secara tiba-tiba.

“Suara tangisannya kok sama?”

Tahukah bahwa tiap suara tangisan si kecil mengandung arti2 tersendiri buah dari ungkapan atas hajatnya ??? (Ini pelajaran saat semester berapa githu…Seruuu ^_^)

Tapi, jika Bunda belum jua piawai dalam menerjemahkan bahasa pertama si bayi, tidak usah terlalu cemas… “Seiring dengan berjalannya waktu, Bunda akan segera mengenali jeritan keras dari tangisannya karena sakit atau rengekan berkepanjangan ketika ia kecapaian,” kata Dr. Hansen.

Nah, suara tangisan karena lapar biasanya di antara kedua suara itu. Meski begitu, ada juga bayi-bayi yang terdengar agak lebih keras ketika mau makan pada saat itu juga.

Namun, pada hari-hari pertama, tidak perlu terlalu panik kalau si kecil mulai menangis. Sebab, bisa saja ia menangis tanpa alasan apapun. Yang penting, Bunda harus bereaksi sama, yakni menunjukkan perhatian dan kasih sayang. Karena, hanya itu saja yang diingini dan dibutuhkan si mungil yang baru lahir itu.

Adakah para bunda yang ingin menambahkan ??? bagi ayahanda juga boleh…..

Maaf, si penulis hanya menjadaikan media ini sebagai sarana belajarnya jd bukan narasumber apik

_______*****_______

Merujuk dan mengutip dari http://www.hypno-birthing.web.id/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s