Belajar Pakai si “INDAH”

Jalan Ujian Begitu panjang

Jalan Ujian Begitu panjang

Ingin melangkah….berat sekali rasanya (Huh…)

“BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM…….”

Pelan sekali kaki ini mengayun dan ketika belum jauh kumelangkah

“satu…dua…tiga…ku temukan sepasang-sepasang dengan lirikan tajamnya’

(Ya Allah…Hikz..Hikz…)

_____________@ @ @______________

Ku naikkan kaki pada tangga patas dan…

Grek…

Jadi fokus incaran bola-bola terhunuskan😦

Maluuu…..pengen nangis…Pengen teriakkk….(Hmm, sabar… tahan…)

Yupz, aduuhh….di balik kaca si sopir turut pula. Mentang-mentang pijakkan kaki tepat di belakangnya !!!

Sambil tengah berdiri diantara kerumunan orang, kutahani rasa ini

Bukan hanya sopir saja ternyata, kondektur juga dan mereka kerap kali mengulangnya.

Saat mata ini melirik ke arahnya, mereka pura-pura membuang pandang

Hmmm….!!!!!

_____________@ @ @______________

Alhamdulillah, akhirnya sampai juga

Yahh, baru jam 08.20 mulai kajian kan jam 9

Aduh,,,aduh…saking semangatnya (He..He..)

Wuahh….disini juga banyak bola-bola menyorot tapi tidak separah sebelumnya

karena disini memang sudah tak asing pemandangan akhwat yang lewati jalan ini

Kadang tertunduk, kadang sedikit melirik (He..Cari tukang pulsa buu

Tinggal beberapa langkah saja, tiba-tiba

“ASTAGHFIRULLAH…!!!!”

begitu kaget diri ini mendengar celetukkan bernada keras itu

memangnya ada apa ??? (sambil kupandangi sekeliling_melihat kondisi sekitar)

“GA CANTIK SIH, TAPI PALINGAN BIAR KULITNYA GA KENA MATAHARI TUH…..!!!!

lanjut tukang ojeg yang duduk di samping jalan

Ooooohhh…Ya Allah…. (Diri ini tambah lemasss….) Aduhh….

Setetes embun di pelupuk mataku menetes jua….

Ya Allah…

Ku tak acuhkan mereka, kutinggali dengan nafas sesak…hati perih….sangat-sangat perih

Hikz…Hanya bisa menunduk, diam, dan terus berjalan😦

_____________@ @ @______________

Alhamdulillah….Alhamdulillah akhirnya sampai di tempat mulia ini…

Tempat yang penuh dengan kehangatan, tempat para Thalibul ‘ilmy meneguk ilmu penghilang dahaga

“Assalamu’alaykum Ummy…Pa kabar ???”

Sapaku tengah seolah tak terjadi apa-apa

“Wa’alaykumussalam Wa Rohmatullah…Alhamdulillah Ukhty”

Sahut Ummy penjaga barang-bernilai yang banyak di cari para pemburu ilmu-Nya

“Sudah ada orang mmy ???”

“Oh, ga tau ya…belum ke atas. Coba saja di lihat” Jawabnya sambil sibuk membenahi dagangannya

“Ya sudah, ana naik duluan mmy….”

“Silahkan…”

Yahhh…ternyata belum ada seorang akhwatpun.

Tak apa lah, itung-itung merenung

Dan….tiba-tiba semua sunyi penuh kesyahduan dan rengekan hamba hina

Jakarta, 13 September 2008

19 thoughts on “Belajar Pakai si “INDAH”

  1. ..hemm.. agak mengherankan juga jika di jakarta pada puasa2 kayak gini masih ada tukang ojek yg bermulut jahil… tapi sabar deh.. hanya ajah, jika ada yg agak keterlaluan jahilnya, send me an email aje, berikut tkp, waktu, dan ciri2 pelaku.. sapa kali orangnya bisa di-nasehatin baik2..😉 ..

    Waduh…(He..He…)

  2. Ya Allah…

    Buatlah aku sabar, dikala yang lain ingkar…
    Buatlah aku teguh, dikala yang lain rapuh…
    Buatlah aku istiqamah, dikala yang lain lemah…

    dan…

    Buatlah aku bersyukur, dikala yang lain KUFUR…!

    Amiin, Ya Allah…

  3. “Janganlah seorang mukmin membenci seorang mukminah, jika ia tidak suka satu tabiat/perangainya maka (bisa jadi) ia ridha (senang) dengan tabiat/perangainya yang lain.” (HR. Muslim)

    Begitu dimuliakannya wanita dalam Islam

    hhmm…masih lum dong ma bacaan diatas. maxudnye apa sih? jadi komen yg gak nyambung😀

    Tukang ojeknya yg lagi teduh itu ya?

    Intinya, sabar..sabar..dalam melaksanakan ketaatan. gitu ya bu…

    Silahkan tafsirkan sendiri…^_^

  4. “satu…dua…tiga…ku temukan sepasang-sepasang dengan lirikan tajamnya’

    “Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya…” (QS. 24: 30).

    Yupz…

  5. bersabar dan ridholah dalam menjalankan ketaatan… itu merupakan hal yang sangat mulia…

    Yupz, dan Allah pun berfirman : “…Wasta’inu bi shobri wa sholah” Semoga Allah mudahkan Qt menegakkannya

  6. assalaamu’alaykum
    ya ampun, sabar yaaa….
    mereka hanya orang yang tidak fahiim…
    semoga menjadi peningkat kesabaran kita..🙂

    Wa’alaykumussalm Wa Rohmatullah
    Amiin…Jazakillah Khoir wis

  7. si “indah” = jilbab???
    Sepertinya bukan… Terlalu naif bagi seorang mahfuzhoh belajar pake jilbab.
    si “indah” adalah sesuatu yg menutupi keindahan yg terpancar dari wajah seorang muslimah.
    Salahkah diriku?

    Hayuu…silahkan menebak-nebak (he2..)

  8. cantik ato ga yang namanya syari’at ya harus di jalankan..

    jika ada yg bilang kenapa sih harus di tutupi gini?

    ya ini syari’at kami, beginilah tuntunan syrai’at islam yg sempurna, yg jels dalilnya yg terang malamnya seperti siangnya

    hikmahnya banyak, ya salah satunya melindungi dari sinar matahari yang sangat menyengat, palaing ga meminimallisisr radiasi sinar matahari, dan masih bnyak berjuta hikmahnya

    wALLOHU a’lam

    Jazakallah Khoir….
    Mohon do’a nya…

  9. ukhty…
    semoga ukhty bisa memakai si indah dalam berpergian jarak jauh maupun jarak dekat…
    jangan yang jarak dekat ditinggalkan..
    kasihan ntar menangis lo…^_^
    afwan

    Jazakillah Khoir ukh atas nasehatnya….mohon do’anya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s